Pages

Rabu, 11 Maret 2015

PUISI : KACAU

KACAU
Hari ini aku mengeluh
Bersendirian dengan ego
Mencemuh segala yang lepas
Kerugian pada masa yang hilang

Sedang aku berenang meredah
Celahan kota
Tiap langkah ku pijak
Selangkah demi selangkah
Melihat kota yang penuh dengan khilaf

Ku henyak hentak kepalaku
Memikirkan masalah yang sepertinya
Tiada jalan keluar

Lafadz bismillahirahmannirrahim ku hembus
Sesungguhnya
Dengan nama Allah yang maha
Pemuarah lagi maha penyayang
Seketika itu,
Otak yang tidak memikir jalan keluar
Dari masalah yang kecil zarah
Terus aku bertasbih, tahmid, dan
Takbir tidak berhenti,
Ligat otak ku memutarkan
Wajah-wajah cahaya
Yang mati mempertahankan agama,
Bangsa dan Negara
Terpampang wajah sayu mereka
Meredhakan pemergian sang anak
Yang hanya mampu bertatih di bunuh!

Seketika itu aku melihat kembali diri ini
Masalah aku hadapi pasti langsai
Tapi mereka? Masih bermandikan darah
Keringat mengangkat senjata
Setiap langkah dipandu hati yang tegar





0 komentar: